Pre Event : ALSA Care and Legal Coaching Clinic

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada 2017 terdapat 1,2 juta pekerja anak di Indonesia dan meningkat 0,4 juta atau menjadi sekitar 1,6 juta pada 2019 dengan data di KPAI tahun 2019 menunjukkan anak korban trafficking dan eksploitasi yang didalamnya berjumlah 244 kasus serta spesifik data anak korban eksploitasi berjumlah 53 kasus. Selain itu, adanya pandemi Covid-19 di tahun 2020 membuat terjadinya peningkatan pekerja anak yang bahkan berisiko membahayakan dirinya.

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mengatasi masalah pekerja anak. Di Indonesia pemerintah membuat undang-undang yang menjamin perlindungan anak dan memastikan bahwa anak-anak Indonesia mendapatkan haknya untuk tumbuh dan berkembang dengan baik yaitu UU no. 23 tahun 2000 tentang Perlindungan Anak, dan UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Anak-anak merupakan generasi bangsa kedepannya sehingga kita membutuhkan generasi yang berkualitas untuk bangsa. Walaupun pemerintah telah aktif dalam kebijakannya kepada masyarakat, kami selaku generasi muda yang juga memiliki mimpi yang sama yaitu menuju masa depan yang lebih cerah maka kami member ALSA LC Unhas ingin membantu pemerintah dalam mewadahi anak-anak tersebut dalam mengasah kemampuan berfikir serta kreativitasan mereka dalam menghadapi global dunia serta juga membagi wawasan hukum kepada instansi pekerja anak dalam mempekerjakan anak. Sehingga dengan ini diwujudkan bersama berkembang untuk masa depan. 

ALSA Care and Legal Coaching Clinic (CLCC) merupakan program kerja dari National Board ALSA National Chapter Indonesia yang diselenggarakan oleh setiap Local Chapter, termasuk ALSA Local Chapter Universitas Hasanddin. ALSA CLCC ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan dua pilar ALSA yaitu Socially Responsible dan Legally Skilled sehingga diharapkan kegiatan ini mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat mendekatkan ALSA dengan masyarakat, meningkatkan kepekaan sosial, dan dapat membantu sesama. ALSA CLCC ini akan dilaksanakan pada tanggal 20-21 November 2020 yang bertemakan “Elevating The Dream to The Brighter Future for Children”. 

Kegiatan ALSA Care and Legal Coaching Clinic sendiri memuat dua agenda yaitu Care dan Legal Coaching Clinic. Dimana pada ALSA Care akan dirangkaikan dengan pre-event yang bentuk pelaksanaannya pada tahun ini akan berorientasi pada urgensi anak – anak putus sekolah yang dipekerjakan. Anak-anak tersebut banyak yang berpotensi untuk berpendidikan sekaligus berwirausaha, menanggapi hal tersebut, ALSA melalui ALSA Care yang mengangkat tema “Pengasah Keterampilan Dan Karya Kreativitas dari Anak”, akan membantu anak – anak tersebut untuk membangun skill kreativitasnya guna menghasilkan suatu karya. Sedangkan, pada Pada kegiatan ALSA CLCC kali ini akan dirangkaikan dengan pre-event yang bentuk pelaksanaannya berupa webinar yang mengangkat tema “Perlindungan Anak dari Eksploitasi sebagai Pekerja Anak”. Sesuai temanya, webinar tersebut berorientasi pada urgensi perlindungan anak terhadap segala bentuk eksploitasi yang terjadi pada pekerja anak. 

Adapun peserta dari kegiatan ALSA Care and Legal Coaching Clinic sendiri adalah :

  • Bupati/Camat/Lurah/Kades 
  • Member ALSA LC Unhas 
  • Kepala Dinas Ketenagakerjaan 
  • Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 
  • Non Governmental Organization (NGO) 
  • Akademisi 
  • Anak binaan 

[Review Day 1 Pre – Event Care , Sabtu, 14 November 2020]

Pada hari pertama agenda Pre-Event CLCC sendiri yang dilakukan di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan yaitu Gedung Pola Gubernur Sulawesi Selatan dengan kegiatan pembekalan anak binaan dengan pengetahuan dasar – dasar kewirausahan yang dapat mereka implementasikan sebagai upaya mendorong dan membangun bakat entrepreneurship yang dapat bermanfaat dan membantu kelangsungan hidup mereka untuk ke depannya.

Untuk anak binaan sendiri adalah anak anak yang diambil dari 3 panti asuhan yang ada di Makassar yaitu Panti Asuhan Ar-Rahman, Pati Asuhan Ummu Aiman dan panti Asuhan Hikmah. Dengan adanya anak binaan dari panti-panti tersebut diharapkan sebagai langkah preventif akan pengeksploitasian anak – anak tersebut untuk diperkerjakan. 

Kegiatan Pembekalan tersebut dilaksanakan dengan pemateri sebagai berikut:

  • Fadhlan Furqani (AEISEC Universitas Hasanuddin) dengan materi Motivational Talk
  • Rakil Alpasha (Entrepreuner) dengan materi Dasar Kewirausahaan
  • Fadhlan Hamidi S.I.A, M.M (DigitalCrew.id) dengan materi Digital Marketing
  • Muhammad Zuhry Ilham (Avant Garde) dengan materi Karya Seni

Dokumentasi : (Registrasi Peserta)

Dokumentasi : (Pemaparan materi Motivational Talk Oleh Fadhlan Furqani secara daring)

Dokumentasi : (Pemaparan materi dasar kewirausahaan oleh Rakil Alpasha secara luring)

Dokumentasi : (Pemaparan materi digitak marketing oleh Fadhlan Hamidi secara daring)

Dokumentasi: (Pemaparan materi Karya Seni oleh Zuhry Ilham secara luring)

[Review Day 2 Webinar LCC, Minggu, 15 November 2020]

Pada hari kedua agenda Pre-Event CLCC sendiri yang dilakukan melalui Platform Zoom Meeting dengan tema urgensi perlindungan anak terhadap segala bentuk eksploitasi yang terjadi pada pekerja anak. 

Webinar dari LCC ini sendiri menargetkan masyarakat umum sebagai peserta dengan harapan sebagai langkah preventif akan pengeksploitasian anak – anak untuk diperkerjakan juga membangun kesadaran masyarakat akan permasalahan pekerja anak terutama di Sulawesi Selatan.

Kegiatan Webinar dilaksanakan dengan pemateri sebagai berikut:

  • Dr. dr. Hj. Fitriah Zainuddin, M.Kes (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan)
  • Dra. Hj. Muliawati Muhiddin, M,Adm., SDA (Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan)
  • Dr. Romi Librayanto, S.H, M.H (Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin)

Setelah Kegiatan Webinar tersebut, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi terkait kegiatan CLCC yang berfokus pada kepekaan masyarakat terhadap isu pekerja anak di Sulawesi Selatan terutama di Makassar sebagai pemegang kasus tertinggi dalam hal ini. Kegiatan Sosialisasi sendiri dilaksanakan di Centre Point Of Indonesia yaitu di Lego Lego Foodcourt dengan agenda sosialisasi keliling, Pengadaan cap tangan sebagai dukungan menolak anak dipekerjakan dan juga orasi di booth yang telah disediakan.

Dokumentasi : (Pemaparan oleh Dr. Romi Librayanto, S.H, M.H)

Dokumentasi : (Pemaparan oleh Dra. Hj. Muliawati Muhiddin, M,Adm., SDA)

Dokumentasi : (Pemaparan oleh Dr. dr. Hj. Fitriah Zainuddin, M.Kes)

Dokumentasi : (Sesi Foto Bersama)

Dokumentasi : (Sosialisasi)

Rangkaian acara Pre-Event tersebut kemudian akan dilanjutkan dengan Kegiatan utama dari ALSA Care dengan kegiatan Pameran Karya Seni pada 22 November 2020 dan ALSA Legal Coaching Clinic dengan kegiatan Focus Group Discussion juga Penyuluhan Hukum pada tanggan 20 – 21 November 2020.

Info dan Kontak:
CP :082345678363